ceritakan, baca, rasakan, nikmati, dan ambil inspirasi dari setiap kalimatnya.
Rabu, 29 Januari 2014
aku butuh kamu... sepakat ya?
saya mau repost dari blog sekolah pernikahan yang pernah saya tulis beberapa bulan yang lalu:
pantaskah surga itu untukku?
sejengkal saja aku ingin meraih gerbangnya... dan untuk meraih itu, aku butuh kamu.
pantaskah surga itu untukku?
setetes saja aku ingin mencium wangi embunnya... dan untuk mencium itu, benar adanya aku butuh kamu.
pantaskah surga itu untukku?
sedetik saja ingin aku mengintip mahakaryanya... dan untuk mengintip itu, sekali lagi kukatakan aku butuh kamu.
ya, aku butuh kamu...
aku butuh kamu yang akan memapahku ke sana dengan cintamu yang megah.
aku butuh kamu yang akan melegakan indra penciumanku dengan do'amu yang syahdu.
dan tentunya aku butuh kamu yang akan menjernihkan mataku dengan usapan sayangmu yang putih.
jadi sepakat ya,
aku butuh kamu, biar surga itu pantas untukku... dan juga untukmu...
aamiin :)
di tengah senja nan basah
kota bogor, 19 september 2013
sejengkal saja aku ingin meraih gerbangnya... dan untuk meraih itu, aku butuh kamu.
pantaskah surga itu untukku?
setetes saja aku ingin mencium wangi embunnya... dan untuk mencium itu, benar adanya aku butuh kamu.
pantaskah surga itu untukku?
sedetik saja ingin aku mengintip mahakaryanya... dan untuk mengintip itu, sekali lagi kukatakan aku butuh kamu.
ya, aku butuh kamu...
aku butuh kamu yang akan memapahku ke sana dengan cintamu yang megah.
aku butuh kamu yang akan melegakan indra penciumanku dengan do'amu yang syahdu.
dan tentunya aku butuh kamu yang akan menjernihkan mataku dengan usapan sayangmu yang putih.
jadi sepakat ya,
aku butuh kamu, biar surga itu pantas untukku... dan juga untukmu...
aamiin :)
di tengah senja nan basah
kota bogor, 19 september 2013
Jumat, 24 Januari 2014
syukur
hanya berujar... ALHAMDULILLAH.
merasa selalu bersyukur atas apa yang terjadi, yang dialami pada diri, dan yang paling penting karena masih diberikan nikmat iman islam, kesehatan, akal dan pikiran yang masih mau bersedia tunduk patuh kepada Sang Maha. kepada ROBBinnas, MALIKinnas, ILLAHinnas...
syukur tiada terperi untuk hati yang senantiasa (berupaya) mengagungkan-Mu. untuk pikiran yang senantiasa mudah dibuat bahagia. dan untuk hal sedetil apapun yang mudah sekali saya recall menjadi kepingan mozaik kenangan yang menempel di hati dan perasaan.
dan bersyukur atas segalanya. yang tiada pernah lagi bisa saya tuliskan di sini.
saya bersyukur dan akan terus bersyukur.
indah sekali!
izinkan saya tetap dilekatkan dengan hati yang pandai bersyukur ya ALLAH. aamiin :)
merasa selalu bersyukur atas apa yang terjadi, yang dialami pada diri, dan yang paling penting karena masih diberikan nikmat iman islam, kesehatan, akal dan pikiran yang masih mau bersedia tunduk patuh kepada Sang Maha. kepada ROBBinnas, MALIKinnas, ILLAHinnas...
syukur tiada terperi untuk hati yang senantiasa (berupaya) mengagungkan-Mu. untuk pikiran yang senantiasa mudah dibuat bahagia. dan untuk hal sedetil apapun yang mudah sekali saya recall menjadi kepingan mozaik kenangan yang menempel di hati dan perasaan.
dan bersyukur atas segalanya. yang tiada pernah lagi bisa saya tuliskan di sini.
saya bersyukur dan akan terus bersyukur.
indah sekali!
izinkan saya tetap dilekatkan dengan hati yang pandai bersyukur ya ALLAH. aamiin :)
Senin, 20 Januari 2014
tulislah dan bacalah (bukan pilihan)
menulis itu...
membuat dunia begitu bebas diekspresikan dengan kata
membuat pikiran begitu cerdas mengolah aksara
membuat orang lain tahu value yang ada dalam diri kita
dan membuat pengetahuan menjadi semakin bermakna
membaca itu...
menyadarkan bahwa begitu sedikit yang kita ketahui
menyadarkan bahwa dunia begitu luas untuk dijajaki
menyadarkan bahwa banyak cerita menarik yang tak terselidiki
dan menyadarkan bahwa terlalu tolol untuk selalu berbangga diri
menulis dan membaca,
adalah sepaket aktivitas yang saling terikat
keduanya menjadikan kita lebih terlihat memikat
menulis dan membaca,
adalah paduan serasi yang saling meretas
keduanya menjadikan kita terlihat lebih cerdas
menulis butuh ilmu, membaca pun perlu ilmu
membaca menjadikan berilmu, menulis pun menjadikan berilmu
masihkah bermalas-malasan dan beralasan untuk tidak menulis dan membaca?
karena menulis dan membaca tidaklah didedikasikan untuk orang pemalas!
bacalah apa yang perlu dibaca...
dan tulislah apa yang harus ditulis...
selamat membaca dan selamat menulis, kawan :)
Langganan:
Postingan (Atom)


