Selasa, 13 Agustus 2013

#malu (sebuah re-tweet dari twitter @hadisu_euy)

tulisan saya kali ini hanya berupa retweet-an dari tweet saya sore kemarin yang saya pikir, saya perlu share juga sekali lagi di dalam blog ini:

sebuah pikiran yang tetiba hadir setelah melihat-lihat aneka ragam buku di gramedia, jalan merdeka bandung. niat sebetulnya adalah ada agenda silaturahim dengan teman SMA saya jam empat sore ini. kami berencana makan di warung misbar pasar rakyat bandung di bilangan jalan riau. karena teman-teman saya belum tahu lokasinya, maka kami berkumpul dulu di satu titik yang sama. pilihannya jatuh di depan hypermart bandung indah plaza (BIP). hehehe.

saat itu saya memang punya waktu lebih longgar dan sudah diniatkan untuk datang lebih awal. sekitar jam setengah dua saya luangkan waktu untuk melihat-lihat buku di gramedia. ah, senang sekali kalo sudah masuk toko buku. selalu termotivasi untuk selalu belajar menulis lebih giat dan merangkainya dalam sebuah buku. seringkali saya membayangkan suatu saat karya saya dalam bentuk buku terpajang di etalase. hehehe aamiin :)

pada kesempatan tersebut, saya diberi sinyal untuk menelusuri lantai mezanin (lantai antara), padahal jarang juga saya ke lantai ini, karena isinya hanya perlengkapan alat tulis dan sebangsanya (stationery). beruntung saya melihat book end jerapah. tanpa pikir panjang saya belilah item tersebut. lagian saya pikir koleksi buku yang semakin banyak memang perlu diberi penyangga pada susunan akhir di raknya, supaya tidak roboh.

kemudian saya teruskan episode berikutnya dengan melihat-lihat buku di lantai tersebut. saya berjalan menuju koridor ujung yang seolah seperti pembatas antara bagian stationery dengan  bagian buku-buku. mostly buku yang ada di lorong tersebut adalah buku agama. hampir 100%. baik buku agama bernafaskan islam, kristen dan lainnya.

saya lihat buku-buku baru maupun lama yang terpajang di setiap sudut. senang banyak buku-buku baru yang menarik dan ingin saya baca. sesekali saya buka isi buku yang menarik dari contoh yang sudah dibuka plastiknya. beberapa langsung menghipnotis saya untuk tertarik membeli, tapi banyak juga yang segera saya acuhkan. hehehe. sempat terpikir untuk membeli buku yang menarik saat itu juga, tapi akhirnya saya urungkan niat. hehehe saya ndak beli lho ya? soalnya saya hanya cari referensi dulu di gramedia. jika ada yang menarik akan saya beli di toko buku favorit saya di TM Bookstore, Depok nanti.

satu jam setengah lamanya sudah saya habiskan di gramedia, dan saya mendapatkan hikmah dari apa yang saya lakukan siang itu di gramedia. ada 2 buku yang benar-benar membuat saya tertampar. bukan karena isinya, tapi penulisnya. si penulis ternyata masih berusia 25 tahun, yaitu ahmad rifa'i rif'an dan yang satu lagi bahkan baru berusia 22 tahun, tapi maafkan saya lupa namanya siapa. ahmad rifa'i rif'an ini bahkan sudah menulis banyak buku yang genre-nya seputar motivasi islam. salut untuknya! nanti saya akan beli bukunya yang berjudul my life my adventure :)

point-nya adalah di usia semuda itu, dia sudah membuat banyak karya yang diharapkannya bermanfaat untuk pembaca. sedangkan saya pribadi sudah berumur 27 tahun, tetapi...

saya tidak ingin men-judge diri saya sendiri. tidak ingin menganggap bahwa saya belum ada apa-apanya. masa muda seolah tidak produktif. tidak ingin saya seperti itu. menurut saya, setiap orang miliki kisahnya masing-masing. juga tentunya miliki cara yang berbeda-beda dalam menjalani hidup, tergantung dengan kondisi dan keadaan. selama itu positif, tidak ada yang berhak dipersalahkan. (aih, bijaknya... hehehe). selaku anak muda, saya pun masih punya waktu untuk bisa berbuat lebih baik. mumpung energi masa muda masih banyak. hehehe. sepakat?

ya, akhirnya saya rada-rada malu sih dengan pencapaian yang sudah berhasil diraih oleh anak semuda itu. malu positif tentunya. kayak gimana coba yang disebut malu positif? ah, sudahlah pokoknya begitu. hahaha.


akhirnya seperti yang saya tulis di awal, sembari menunggu teman saya, saya tweet-lah apa yang ada dalam pikiran saya saat itu. berikut saya re-tweet ya:

saya anak muda. dan sudah berbuat apa untuk diri sendiri serta orang lain? #malu

saya anak muda. dan sudah berapa banyak waktu habis untuk sibuk tak jelas? #malu 

saya anak muda. dan berapa %-kah dari waktu sehari untuk tidur dan nonton? #malu 

saya anak muda. dan sudah berapa banyak karya hebat yang telah dicipta? #malu 

saya anak muda. dan sudah jelaskah kemana hidup akan dimuarakan? #malu 

rasanya muda saya meluap. tergerus gemerlap indah dunia. #malu 

pikirnya muda saya sudah membuih. tercecar karena arus yang menyeruak. #malu 

rasanya muda saya nyaris merosot. terpantuk oleh batasan yang dibuat sendiri. #malu 

pikirnya muda saya hampir saja ter-delete. terlalu banyak berpikir dan khawatir akan aksi. #malu 

saya pikir dan saya rasa, muda saya akan berlalu. kalau saja saya tak segera sadar dan berbenah. #malu 

dan akhirnya, tak usahlah #malu. benahi dan berbuat. fahami mudamu sedini mungkin! selamat ber-muda, kawan-kawan :) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar